Senin, 22 Februari 2010

HASIL MUNAS GERAKAN PRAMUKA 2008

Thu, 18 Dec 2008 01:12:16 -0800


Siaran Pers

No: 61 /HK-XII/2008





Prof.
DR. Dr. Azrul Azwar, MPH

Terpilih
Kembali Menjadi

Ketua
Kwarnas Gerakan Pramuka 2008-2013





Jakarta (18/12), Ketua
Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Prof. DR. Dr. H. Azrul Azwar, MPH terpilih
kembali menjadi Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka masa bakti 2008 – 2013. Seluruh
peserta Munas
Gerakan Pramuka dari utusan 33 kwartir daerah Gerakan Pramuka seluruh Indonesia
secara aklamasi menetapkan Kak Azrul Azwar sebagai Ketua Kwarnas Gerakan
Pramuka untuk ke-2 kalinya

Dalam laporan Ketua Kwartir Nasional
Gerakan Pramuka kepada Presiden RI selaku Ketua Majelis Pembimbing Nasional
Gerakan Pramuka, Susilo Bambang Yudhoyono, pagi ini (18/12) di Istana Negara,
bahwa hasil Musyawarah Nasional VIII
Gerakan Pramuka tahun 2008 sebagai berikut:

1. Dasar penyelenggaraan Munas 2008 adalah Keputusan
Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka
Tahun 2003, Nomor: 12/Munas/2003 tentang
Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka 2008.

2. Motto Munas adalah
“Satyaku Kudarmakan Darmaku Kubaktikan” dengan tema “Revitalisasi
Gerakan Pramuka Mewujudkan Kaum Muda Mandiri dan Cinta Tanah Air”.

3. Tempat Munas di
Kompleks Lemdikanas Taman Rekreasi Wiladatika (TRW) Jakarta pada tanggal 15
s/d 18 Nopember 2008.

4. Peserta Munas berasal dari 33 Kwarda seluruh Indonesia dan
Kwarnas dengan total jumlah sebanyak 332 orang dengan rincian 259 orang
peserta, dan 73 orang peninjau.

5. Hasil-hasil Munas
adalah sebagai berikut:

a. Penyempurnaan Anggaran Dasar Gerakan Pramuka, yang sesuai
dengan Revitalisasi, lebih menekankan pada peningkatan satuan organisasi yang
bertanggungjawab menyelenggarakan pendidikan kepramukaan, baik untuk anggota
muda maupun anggota dewasa

b. Pengesahan Rencana Strategis tahun 2009-2014, yang untuk
lima tahun kedepan lebih ditekankan pada pelaksanaan fungsi pokok Gerakan
Pramuka sebagai Lembaga Pendidikan Kader Bangsa.

c. Pemilihan Ketua Kwarnas, yang untuk masa bakti 2008-2013,
terpilih kembali secara aklamasi Ketua Kwarnas yang lama.

d. Ditetapkannya penyelenggaraan temu giat berskala Nasional
yakni:

·
Perkemahan
Putri tahun 2009 di Sultra (Kwarcab Bau-Bau),

·
Perkemahan
Budaya tahun 2009 di Jawa Timur (Kab Pacitan),

·
Perkemahan
Wirakarya tahun 2010 di Nanggroe Aceh Darussalam,

·
Jambore
Nasional 2011 di Sumatera Selatan (OKI),

·
Lomba Regu Pramuka Penggalang Tingkat Nasional
Tahun 2012 (LT.V-2012) di Jakarta, dan

·
Raimuna
Nasional tahun 2012 di Papua atau Jakarta, serta

·
Munas
Gerakan Pramuka IX tahun 2013 di NTT

e. Ditetapkannya prioritas temu giat berskala internasional
yang akan diikuti yakni Jambore Asia Pasifik tahun 2009 di Philipina, Jambore
ASEAN tahun 2010 di Malaysia, dan Jambore Dunia tahun 2011 Norwegia.

f. Lebih memantapkan organisasi dan program ASEAN Scout
Association, yang kelahirannya dikembangkan dari gagasan Bapak Presiden.

g. Diterimanya Saka Wira Kartika sebagai bagian dari Satuan
Karya Gerakan Pramuka.

h. Penetapkan Kwarda Tergiat masa bakti 2003-2008 yang
dinilai berdasarkan peningkatan kinerja, yaitu sebagai berikut:

a. Wilayah I.

1) Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Riau sebagai Kwarda
Tergiat I

2) Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara sebagai
Kwarda Tergiat II

b. Wilayah II.

1)
Kwartir Daerah Gerakan Pramuka DKI Jakarta sebagai Kwarda
Tergiat I

2)
Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat sebagai Kwarda
Tergiat II

c. Wilayah III.

1) Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Nusa Tenggara Timur
sebagai Kwarda Tergiat I

2) Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Nusa Tenggara Barat
sebagai Kwarda Tergiat II

d. Wilayah IV.

1) Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Tengah sebagai
Kwarda Tergiat I

2) Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Barat sebagai
Kwarda Tergiat II

e. Wilayah V.

1) Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Selatan sebagai
Kwarda Tergiat I

2) Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Tenggara sebagai
Kwarda Tergiat II

f. Wilayah VI.

1) Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Papua Barat sebagai Kwarda
Tergiat I

2) Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Maluku sebagai Kwarda
Tergiat II


i. Pemberian
Penghargaan Lencana Tunas Kencana kepada 4 (empat) tokoh Gerakan Pramuka
yaitu:

1) Kak H. Soedirman (Alm), Waka Kwarnas 1973-1978

2) Kak H. Koesno Utomo (Alm), Ka Kwarnari/Sesjen Kwarnas
1973-1978

3) Kak Ki SS. Brotokusumo (Alm), Pelatih Pembina Pramuka

4) Kak Hj. Nyi Moedjono Probopranowo, SH, Annas Gerakan
Pramuka

j. Dalam Munas Gerakan Pramuka tahun 2008, telah menetapkan
pemberian penghargaan tertinggi berupa Lencana
Tunas kencana kepada:

1) Prof. Dr. Koesnadi Hardjasumantri, SH, ML (Alm),

2) Letjen TNI (Purn) H. Himawan Soetanto S.Sos, MM, M.Hum,

3) Letjen TNI (Purn) Rivai Harahap,

4) Mayjen TNI (Purn) Edi Mochamad Achir (Alm),

5) Laksamana Pertama (Purn) Soendoro Syamsuri (Alm),

6) Prof. Dr. Washington Pandapatan Napitupulu,

7) Brigjen Polisi (Purn) Dra Paula Bataona Renyaan (Alm)

Lencana Tunas Kencana adalah Tanda Penghargaan tertinggi
Gerakan Pramuka yang pernah diberikan kepada tokoh-tokoh Gerakan Pramuka,
diantaranya kepada Bapak Pramuka Indonesia,
Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Presiden RI Pertama, Soekarno dan Presiden
Soeharto yang telah berjasa dalam
memberikan bimbingan, dukungan, dan bantuan yang amat besar artinya bagi
perkembangan Gerakan Pramuka.

6. Diharapkan dengan pelbagai hasil Munas 2008, Gerakan Pramuka
ke depan dapat memperoleh legitimasi
sebagai lembaga pendidikan non formal kaum muda yang terakreditasi di
Indonesia, sehingga Gerakan Pramuka
dapat berfungsi sebagai lembaga pendidikan moral yang melahirkan
calon pemimpin patriot pembangunan dan perekat
bangsa dengan semangat bela negara


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar